Jumat, 20 Januari 2012

Menyembuhkan Diri Sendiri


Sejak usia saya 5 bulan, saya memang sudah sering sakit, sampai sekarang dah jadi ibu-ibu aja masih sering sakit. Semua orang sih pasti pernah sakit, tapi saya kalau udah sakit bener-bener pengobatannya lama dan musti minum obat yang banyak dan dalam jangka waktu yang cukup lama. Tahun kemarin saya mengalami pembengkakan kelenjar di leher dan penyembuhannya lumayan lama, sebenarnya sih prediksi dokter, saya harus berobat jalan selama 9 bulan dan selama itu juga setiap hari saya harus minum obat. Saya pikir busyeet ga abis-abis nih dari kecil minumin obat terus. Dan betapa senangnya saya saat kontrol bulan kemarin, ternyata itu adalah kontrol saya bulan terakhir dan ternyata tidak sampai 9 bulan.
Saking capeknya saya sering minum obat, setiap sakit kepala ataupun tekanan darah saya naik, saya tidak pernah minum obat & hasilnya sakit saya sembuh sendiri. Tapi saya tetap menyarankan teman-teman blogger ke dokter loh kalau sakit.
Lalu saya pikir kenapa yah kok bisa sembuh sendiri gitu. Saya analisalah diri saya sendiri #gaya bgt nih kayak dokter aja hehehe. Dari hasil analisa saya biasanya sakit kepala itu disebabkan saya kecapekan atau ada hal yang ga penting sebenernya yang dipikirin hehehe, pantesan aja selama ini minum obat sakit kepala ga pernah mempan dan sembuh hanya dengan tidur saja. Kemudian tekanan darah naik biasanya disebabkan jika saya memikirkan sesuatu dengan penuh penghayatan dan emosi yang mendalam #dah kayaka artis aja nih. Dan biasanya yang saya lakukan adalah makan buah bengkoang atau ngemil daun sledri di kantor serta menenangkan diri dan berusaha untuk tidak marah. Sumpah yah kalau tekanan darah sedang naik tuh bawaannya pengen marah-marah terus. 
Saya selalu memotivasi diri saya untuk cepat sembuh jika sakit. Jadi kalau sedang sakit saya ga pernah bermanja-manja kecuali kalau sudah meriang hebat banget. Menurut saya sih kalau sakit makin dirasa-rasa malah dia makin ga mau pergi, jadi biasanya walau sedang sakit saya tetap datang ke kantor dengan naik kereta ekonomi jabodetabek yang berjubel itu.
Jadi saya yakin semua penyakit itu pasti bisa sembuh dan selalu ada obatnya asal kita selalu berpikiran positif bahwa kita pasti bisa sembuh dan tentunya juga berobat ke dokter yah teman-teman ^__^

Sumber gambar disini

Selasa, 17 Januari 2012

2012

Apa kabar teman-teman? sudah lama saya tidak posting, Selamat tahun baru yah (dah telat bgt nih mgucapinnya hehehe). Target saya di tahun ini memang pengen lagi buat kerajinan flanel yang sudah saya mulai sejak tahun 2005. Kegiatan ini sempat terhenti karena saya mulai bekerja dan ga sempet lagi buat bikin kerajinan flanel. Tapi saat liburan sekolah Eri kemarin saya sempat buat beberapa, jangan diketawain yah, masih standar banget nih buatnya.

Apa target teman-teman semua di tahun ini? Semoga bisa tercapai yah....dishare disini juga yah ^__^

Senin, 21 November 2011

5 years

Sejak 5 tahun yang lalu engkau lahir, hanya satu doa dan harapan yang selalu Ibu panjatkan "Jadikanlah Eri anak yang sholeh". Begitupun hari ini, disaat tepat 5 tahun usiamu, Ibumu hanya berharap "Semoga engkau menjadi anak yang sholeh" Amin Ya Robbal Alamin.

Jumat, 04 November 2011

Kekerasan Anak


Hallo apa kabar teman-teman?Sudah lama sekali saya tidak posting yah... ^__^
Saya sungguh prihatin dengan maraknya kekerasan yang dilakukan oleh anak yang terjadi belakangan ini. Mulai dari kasus SMA 6 Jakarta hingga kasus penganiayaan yang dilakukan siswa kelas 3 terhadap adik kelasnya.

Di zaman saya sekolah SD dulu memang kekerasan sudah mulai terjadi tapi tidak seperti apa yang terjadi belakangan ini. Saat saya sekolah SD dulu, ada satu anak perempuan yang selalu mengatur di kelas saya, dan yang paling kena sialnya adalah teman saya yang bernama Ika yang selalu diperlakukan tidak baik oleh teman saya yang satu ini, tapi tidak pernah sampai mendapatkan kekerasan fisik.

Sebenarnya apa yah yang melatarbelakangi seorang anak dapat bersikap seperti itu kepada orang lain? Apa mungkin tanpa disadari sikap kasar kita sebagai orang tua dalam mendidik anak kita ikut mempengaruhi? Berdasarkan artikel yang saya baca disini, perlakuan kasar kita terhadap anak dapat membuat sang anak melakukan hal yang sama kepada orang lain.

Kalau begitu mulai sekarang mari kita mulai introspeksi dan berbenah diri agar segala tingkah laku anak kita tidak merugikan dirinya sendiri bahkan orang lain. Kita kan harus jadi contoh yang baik buat mereka kan yah Bu.... ^_^

Gambar diambil disini

Jumat, 12 Agustus 2011

Seputar Bulan Ramadhan




Saya sungguh senang sekali bisa merasakan Ramadhan kali ini, banyak hikmah yang terjadi biasanya di bulan Ramadhan. Salah satunya, kereta ekonomi di pagi hari yang biasanya penuh dengan asap rokok, selama bulan Ramadhan ini bersih dari asap rokok (ya iyalah kan pada puasa hehehe). Saya jadi bisa menghirup udara bersih.

Eri yang tahun ini sudah berusia 4 tahun 8 bulan juga sudah mulai saya ajarkan puasa, tapi cuma bertahan di hari pertama saja, itu juga hanya kuat puasa sampai jam 8 pagi. Yah mudah-mudahan besok bisa ikutan puasa lagi. Selama bulan Ramadhan ini kan ibu saya tidak bisa mengantar Eri pergi mengaji dikarenakan harus menyiapkan hidangan berbuka puasa. Jadi sudah mulai beberapa hari yang lalu, setiap mendengar adzan Ashar, Eri biasanya langsung mandi dan berangkat serta pulang mengaji sendiri. Wah hebat betul anakku yang satu ini :)

Bagaimana dengan pengalaman bulan Ramadhan teman-teman semua? Di share yah..... Selamat menjalankan ibadah puasa ^__^

Gambar diambil disini

Jumat, 05 Agustus 2011

Aku Dan Kereta

Setiap hari kereta menyusuri rel dengan bangganya
Tubuhnya pun masih kokoh
Setiap hari pula ia diperlakukan dengan baik oleh semua orang
Tapi, tiba-tiba ia berjalan jauh keluar dari rel
Hampir seluruh tubuhnya rusak
Perlu waktu yang panjang untuk memperbaikinya

Hingga akhirnya ia kembali
Tak sesempurna dulu
Tapi masih bermanfaat
Kini semuanya telah berubah
Ia berjalan tanpa sebuah kebanggaan

Itulah aku jika diandaikan dengan kereta, aku pernah sangat bangga dengan diriku. Seluruh keluargaku juga bangga kepadaku karena prestasi akademikku juga karena aku adalah anak paling penurut dibandingkan dengan saudaraku yang lain.

Tapi tanpa disangka, aku keluar dari jalur yang sudah ditetapkan oleh Allah. Sampai akhirnya Allah menyadarkanku. Aku menyesal dan berusaha bangkit memperbaiki diri, tapi semua percuma. Karena mereka terlanjur kecewa kepadaku. Apakah aku tak layak mendapatkan perlakuan baik atau bahkan hanya sebuah senyuman???...

^__^ Aku kembali lagi teman-teman, keadaaanku sudah membaik, terima kasih yah sudah mendoakanku dan gak bosen berkunjung ke blogku :))

Gambar diambil dari sini