Selasa, 06 April 2010

Jurusan Manajemen atau Perpustakaan

Beberapa bulan yang lalu, saya dan suami membuat kesepakatan bahwa beberapa tahun lagi mungkin saya harus berhenti bekerja di luar rumah yang terikat jam kerja, solusinya adalah membuat usaha sendiri agar waktu kerja saya lebih fleksibel dan bisa fokus mengurus anak. Kebetulan saya tidak punya pengetahuan tentang bisnis sama sekali, selama ini kalaupun berjualan apapun yah pakai ilmu logika dagang sendiri aja. Akhirnya setelah diskusi yang panjang kami memutuskan bahwa saya harus meneruskan S1 Manajemen agar bisa memanage dengan baik usaha yang akan kami buat.

Awalnya saya keberatan, saya ingin sekali melanjutkan pendidikan S1 Perpustakaan, karena pendidikan saya sekarang hanya D3 Perpustakaan dan saya sudah hampir 3 tahun bekerja di perpustakaan, juga banyak cita-cita yang saya ingin wujudkan di dunia perpustakaan. Tapi kalau saya egois bagaimana dengan anak saya, saya berpikir Insyaallah kalau nanti dikasih rezeki dan kesempatan untuk melanjtkan S1 Perpustakaan, saya akan lanjtkan tapi setelah selesai melanjutkan S1 Manajemen dan jika kondisi anak saya memungkinkan untuk saya berkuliah lagi.

Yah, terkadang ngiri juga sih ngeliat suamiku yang sedang Sekolah Pilot untuk mengejar cita-citanya, sedangkan saya harus menunda bahkan mungkin tidak akan pernah tercapai cita-cita saya. Tapi Gak apa-apa, toh menikah itu menurut saya, kita harus bisa melepaskan 1/2 ego kita untuk orang-orang yang kita sayangi dan mudah-mudahan diridhoi Allah... Amin. (Ayo tetap semangat.......!)

Jalan-Jalan

Hari Jum'at kemarin, saya dan suami akhirnya bisa pergi berdua (cihuuuuy...) kebetulan Chusaeri sedang diajak sama nininya ke Sukabumi. Kita berdua memutuskan untuk makan steak di Obong Bogor. Selama perjalanan kami berdua membicarakan Chusaeri terus, kebetulan ini memang pertama kalinya dia menginap tanpa saya dan ternyata pada saat saya telepon nininya dia nangis minta pulang, berhubung saat itu sudah malam jadi gak mungkin langsung jemput kesana. Setelah kenyang makan, kita jalan-jalan sebentar ke Botani Square dan sampai di rumah pukul 22.30, pasang alarm biar ga kesiangan jemput chusaeri setelah sholat Shubuh.

Ternyata besok paginya hujan, karena jemputnya naik motor terpaksa deh kita menunggu sampai hujannya reda. Sampai di rumah nenek saya, Chusaeri sudah rapi dan langsung ngajak pulang, padahal kita berdua belum sempat sarapan. Setelah selesai sarapan dan merapikan semua pakaian anak saya akhirnya kita pulang. Di tengah jalan ternyata hujan dan tanggung banget kalo musti balik lagi, akhirnya kita memutuskan jalan terus dengan menggunakan jas hujan, ditengah jalan saya dan chusaeri jatuh dari motor, untung aja kita semua gak apa-apa dan Chusaeri cuma ketawa aja. Pokoknya seru dan capek banget jalan-jalan kemarin.

Senin, 29 Maret 2010

Perempuan

Perempuan menurut saya adalah makhluk yang diberi anugrah luar biasa banyak sekali. Hal ini didasari oleh pertanyaan saya mengapa lebih banyak janda daripada duda? Dan saya membuat kesimpulan bahwa disamping jumlah perempuan yang lebih banyak, perempuan juga lebih bisa bertahan hidup dalam situasi yang tidak menyenangkan dibandingkan laki-laki (ini hanya pendapat pribadi saya).

Perempuan bisa mencuci, memasak, mengasuh anak bahkan menopang kehidupan ekonomi keluarga dan mereka biasa untuk melayani daripada dilayani. Pengamatan ini saya lakukan di keluarga saya sendiri, kebanyakan dari mereka tidak menikah lagi setelah suami mereka meninggal dan mampu menghidupi kehidupan ekonomi keluarga mereka sendiri. Sebenarnya banyak potensi yang perempuan punya tapi sepertinya mulai pudar, mereka menilai bahwa mengaktualisasikan diri di luar rumah lebih penting daripada mencetak ilmuwan-ilmuwan besar di dalam keluarga.

Wahai perempuan, galilah seluruh potensi yang engkau punya tanpa keluar dari ajaran agamamu.

Sumber gambar disini

Kamis, 04 Maret 2010

My Februari

Kalau orang ada yang bilang februari bulan penuh cinta, tapi bagi saya kmarin adalah bulan yang penuh dengan kesakitan. Mangapa begitu? ya karena saya, ibu saya dan chusaeri sakit, bahkan anak saya (chusaeri) sampai harus ke dokter 3 kali selama bulan februari.

Kita semua sakitnya sama batuk, pilek, radang tenggorokkan, panas, tapi yang terparah anak saya. Dia sampai kejang dua kali, sedih banget ngeliat dia kalau lagi kejang. Dan efek sakit saya bulan kmarin, sampai sekarang saya tidak bisa makan banyak-banyak lagi, jadi setiap makan hanya boleh sedikit tapi sering.

Tapi memang segala apapun yang Allah berikan pasti ada hikmahnya, saya jadi tidak menunda-nunda makan lagi, kemudian kalau memang badan ini harus diistirahatkan yah harus istirahat. Terkadang memang suka ngiri melihat ibu saya yang sudah tua tapi masih cekatan dalam mengerjakan segala pekerjaan, sedangkan saya seperti saran dokter ternyata tidak boleh terlalu capek. Yah mudah-mudahan kita semua selalu diberikan kesehatan dan keberkahan oleh Allah.... Amin

Selasa, 16 Februari 2010

Pengalaman Berjilbab

Saya mengenakan jilbab kurang lebih baru 2,5 tahun, tepatnya semenjak saya bekerja di mesjid. Alhamdulillah Allah SWT memberikan saya hidayah untuk menggunakan jilbab melalui sebuah pekerjaan. Awalnya, saya menggunakan jilbab hanya untuk memenuhi tuntutan pekerjaan saja, tapi makin lama saya merasakan banyak sekali manfaat yang saya terima.

Sudah tidak ada lagi laki-laki iseng yang menggoda saya di jalan, kemudian tidak ada lagi siulan-siulan iseng yang menurut saya itu merupakan bentuk penghinaan terhadap kita kaum perempuan dan satu lagi begitu banyak orang yang menghormati saya di jalan, misalnya saat saya berdesakan di dalam KRL ekonomi, biasanya laki-laki yang didekat saya selalu mengatakan maaf karena berdiri terlalu dekat dengan saya dan masih banyak lagi manfaatnya.

Gimana dengan yang lain?.... Share disini yah sis, buat nyemangatin teman-teman kita yang lain nih.... ^_^

Sumber gambar disini

Jumat, 12 Februari 2010

Pelatihan klasifikasi Koleksi Islam


Akhirnya terwujud juga mengadakan pelatihan secara gratis... ^_^. Kenapa pelatihan tentang klasifikasi koleksi Islam yang dipilih? karena klasifikasi koleksi Islam itu sangat dibutuhkan oleh para pengelola perpustakaan mesjid/Islam untuk dapat mengolah koleksinya. Sedangkan pengalaman saya waktu kuliah dulu, saya tidak pernah dapat sama sekali klasifikasi koleksi Islam, karena di dalam DDC yang dibuat oleh barat tidak membuat secara spesifik tentang koleksi Islam. Oleh karena itulah, Departemen Agama RI membuat klasifikasi perluasan DDC seksi Islam untuk dapat digunakan pada perpustakaan-perpustakaan Islam.

Sayangnya pelatihan ini dilaksanakan pada hari kerja, sehingga banyak peserta yang tidak bisa hadir. Terima kasih kepada banyak pihak yang sudah banyak membantu terhadap kelancaran acara ini, terutama Bapak Dr. H. Zulfikar Zen, MA yang sudah bersedia menjadi pembicara dalam acara ini.

Jumat, 29 Januari 2010

Seminar Sehari Perpustakaan Islam


Pada tanggal 4 Juli 2009 Mesjid Ukhuwah Islamiyah Universitas Indonesia menyelenggarakan kegiatan seminar bagi para pengelola perpustakaan mesjid. Materi yang diberikan pada seminar ini meliputi: manajemen perpustakaan Islam, pengantar klasifikasi koleksi Islam dan aplikasi IT pada perpustakaan mesjid.

Kegiatan ini memang sudah lama saya rencanakan, karena saya ingin perpustakan mesjid hidup kembali untuk memberikan pengetahuan keislaman kepada para jamaahnya. Peserta yang hadir dalam seminar memang tidak terlalu banyak, hanya 25 orang dan sebagian besar para peserta memang orang tua tapi saya melihat keingintahuan mereka sangat besar sehingga saya bertekad kegiatan ini harus diadakan setiap tahunnya dan mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat diadakan secara gratis agar lebih banyak lagi orang yang bisa merasakan manfaatnya.